Kebangkitan Kristus Sebagai Awal Kemerdekaan (1 Korintus 15:24-28)

Dalam bacaan kita saat ini, kita sama-sama melihat bagaimana Rasul Paulus menyatakan tentang kebangkitan Kristus dari kematian. Kebangkitan Kristus adalah sebuah doktrin yang harus disampaikan dan juga diajarkan kepada banyak orang, agar keselamatan yang Yesus kerjakan tidak bersifat sia-sia.

Jika kita kembali pada latar belakang orang Korintus pada saat itu,mereka tergolong sebagai orang-orang yang memiliki pengetahuan yang baik, karena kota Korintus adalah kota metropolitan pada saat itu, sehingga tidak jarang banyak pengajaran sesat serta filsafat kosong yang juga mempengaruhi orang-orang pada saat itu.

Terlebih lagi bagi orang Yahudi, mereka tidak menerima akan Yesus disebut sebagai manusia karena bagi mereka mesias yang sesungguhnya adalah ia yang akan datang sebagai panglima perang yang memimpin bangsa Israel di medan perang dan mereka memandang bahwa mesias seharusnya datang sebagai raja yang lebih perkasa dari raja Daud. Namun semua takaran mereka tidak sesuai dengan apa yang dinyatakan Yesus dalam diriNya, Ia datang sebagai anak manusia biasa yang akhirnya mati dan bangkit menebus dosa manusia.

Sebenarnya sangat bisa sekali ketika Yesus datang sebagai raja, akan tetapi jauh dari semuanya itu, keselamatan umatnyalah yang menjadi titik karya yang dilakukan Yesus. Yesus telah menang melawan segala sesuatu dan karya keselamatanNya bagi setiap umat manusia, hanya saja mereka harus mengakui Yesus secara utuh dan harus mampu hidup sesuai Injil Kristus.

Tentunya bagi kita juga yang adalah orang Kristen, kita harus mampu menyatakan keselamatan yang diberikan dengan sikap hidup yang berkenan kepada Allah, tidak lagi menjadi manusia yang terus kembali tergoda dengan kenikmatan dunia. Tidak lagi menjadi manusia yang masih hidup dalam kedagingan. Hidup dalam sikap yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.melainkan kita hidup didalam perintah-perintah Tuhan. AMIN.

Penulis: Silke Rambu B. Noti (Mahasiswa Praktek)

Bagikan ke: