Merawat Kemerdekaan (Kolose 3:12-14)

Mengantar perenungan kita saat ini, mari k ita melihat lirik lagu pujian rohani yaitu Kasih Pasti Lemah Lembut (Kasih Pasti lemah lembut, kasih pasti memaafkan, kasih pasti murah hati, kasihMu, KasihMu Tuhan). Dari setiap lirik yang telah kita dengar, kita sama-sama melihat bagaimana perwujudan kasih yang harus diterapkan oleh orang Kristen.

Dalam bagian bacaan saat ini, ayat 12 dan 13 adalah wujud dari kasih Allah kepada manusia terkhususnya orang Israel pada saat itu yang adalah bangsa yang dikuduskan Allah serta dikasihiNya. Pilihan itu telah ditujukan Allah terlebih dahulu kepada orang Israel dan sebagai balasan dari pilihan itu, seharusnya bangsa Israel harus hidup dalam belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Semuanya itu harus dilakukan oleh orang Israel.

Namun, seperti pengenalan kita akan bangsa Israel pada saat itu, mereka tergolong dalam bangsa yang tegar tengkuk. Sebentar mereka percaya, sebentar mereka menyimpang. Untuk itu, dengan karya keselamatan yang telah di berikan Yesus Kristus terhadap umat manusia, maka keselamatan itu berlaku juga untuk semua orang percaya (ayat 11b), termasuk bagi orang yang bukan Yahudi.

Pada ayat yang ke 14, Kasih menjadi dsar dari segala sesuatu yang harus kita lakukan, karena Allah terlebih dahulu telah mengasihi umatNya. Kasih yang harus dilakukan adalah Ksih Agape, yaitu kasih tanpa syarat. Kasih yang melihat bagaimana dan apa latar belakang sesama, kasih yang tidak memperhitungkan kebaikan diri pribadi, kasih yang berjalan sesuai dengan kata hati.

Dalam kehidupan pribadi kita saat ini, ingatlah bahwa kita semua adalah orang pilihan Allah yang telah dimerdekakan oleh dosa, untuk itu kita harus merawat kemerdekaan kita itu dengan hidup dalam kebenaran dan kasih antar sesama. Kita semua adalah manusia baru yang seumpama baju yang terus menerus harus diganti setiap harinya. AMIN.

Penulis: Silke Rambu B. Noti (Mahasiswa Praktek)

Bagikan ke: