Tentu saja, ketika kita membaca judul keluarga yang mengenenal Kitab Suci maka kita akan setuju, bahwa memang penting untuk mengenal Kitab Suci, dalam hal ini Alkitab yang menjadi Kitab Suci agama Kristen. Saat ini, Alkitab begitu dekat dengan kita, sebab Alkitab dalam versi digital telah ada dalam hand phone (hp) kita masing-masing. Namun bila kita mendalami kata mengenal maka ada makna lebih dalam dari pada sekadar mengetahui bahwa Alkitab adalah Kitab Suci. Mengenal berarti miliki hubungan yang erat dengan Alkitab, miliki waktu untuk membaca, mendengarkan, dan melakukan apa yang dikatakan kitab suci kepada kita.
Hal ini jugalah yang disampaikan oleh rasul Paulus kepada Timotius dalam surat 2 Timouis 3:10-17. Rasul Paulus mengingatkan Timotius sebagai ‘anak rohani” untuk tidak meninggalkan Kitab Suci, sebab Kitab Sucilah yang akan memberi hikmat dan menuntun Timotius kepada keselamatan dalam iman kepada Yesus Kristus. Seperti yang dikatakan di ayat 16: ‘Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.’ Alkitab adalah Kitab Suci berisi tulisan yang dilhamkan oleh Allah kepada manusia agar dapat hidup dalam keselamatan yang telah Tuhan anugerahkan kepada manusia. Rasul Paulus juga mengingatkan 15, bahwa Timotius telah mengenal Kitab Suci sejak ia kecil, karena Timotius di didik oleh keluarganya untuk mengenal Kitab Suci.
Surat rasul Paulus ini bukan hanya untuk Timotius tetapi juga untuk kita, mengingatkan kita pada hal yang paling mendasar dalam fondasi iman kita yaitu mendengarkan Firman Tuhan. Seperti yang dikatakan Roma 10:17; “Jadi iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.” Maka pengenalan akan Kitab Suci sangat penting karena menjadi fondasi dalam membangun iman kita. Mengenal juga berarti menampilkan perilaku sehari-hari yang sesuai Firman Tuhan agar orang lain mengenal Firman Tuhan melalui perilaku kita sehari-hari. Orang Kristen harus dapat menjadi “kitab” yang terbuka untuk dapat dibaca oleh orang lain. Dengan mengenal Firman Tuhan, kita dapat memperkenalkan Firman Tuhan pada orang lain seperti yang diminta Rasul Paulus kepada Timotius: Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu! (2 Tim 4: 5).
Maka mari kita renungkan, dalam kehidupan keluarga kita, apakah kitapun sudah sungguh-sungguh mengenal isi Alkitab dan melakukannya dalam kehidupan sehari-hari? Apakah sebagai keluarga, kita masih miliki waktu dan kemauan untuk membaca Alkitab bersama-sama, atau kah, karena capek dan mengantuk akhirnya kita tidak lagi membaca Alkitab. Dalam pemahaman Alkitab hari ini, kita diingatkan sebagai orang tua dan anak-anak, untuk bersama-sama berjuang untuk membaca dan melakukan isi Alkitab. Memang tidak mudah namun pasti Tuhan menolong kita untuk membaca Alkitab. Amin.[*]
Penulis: Vic. Ronald Y. Y. Pekuwali, M.Th