Tidak Kompromi dengan Dosa (1 Yohanes 2:15-17)

Hidup orang Kristen adalah hidup yang tidak mudah. Hidup penuh dengan perjuangan. Ada banyak sekali tantangan yang diperhadapkan kepada setiap orang. Setiap saat kita diperhadapkan pada pilihan hidup yang sulit, apakah kita hidup taat atau tidak.

Benarlah kata Firman Tuhan dalam Efesus 6: 12, “perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan Penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara”. Ditambah lagi dengan hidup di zaman yang sangat modern sekarang ini dengan perkembangan teknologi yang begitu canggih menuntut setiap orang mengikuti perkembangan tersebut, jika tidak kita akan menjadi orang yang ketinggalan zaman. Selain itu apa saja yang kita inginkan bisa didapatkan dengan begitu cepat.

Dunia begitu menawarkan hal-hal baru yang menggiurkan, jika tidak berhati-hati maka kita akan mudah terjerat dalam dosa. Kata dunia di sini bukan berbicara soal wilayah atau tempat di mana kita berpijak. Kata dunia dalam iman Kristen adalah segala sesuatu yang membuat hati kita menjauh dari Tuhan, sesuatu yang menyenangkan sesaat. Oleh Rasul Paulus ada 3 hal yang sering dipakai oleh iblis untuk mempengaruhi, melemahkan dan menghancurkan kehidupan manusia, yakni:

  • Keinginan Daging. Keinginan daging adalah keinginan yang berasal dari tubuh kita penuh jebakan yang sangat menggoda dan sangat berpotensi untuk membuat manusia jatuh dalam dosa. Seperti yang dituliskan oleh Rasul Paulus dalam Galatia 5: 19 – 21, perbuatan daging telah nyata, yaitu percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan dan lain sebagainya.
  • Keinginan Mata. Mata adalah salah satu anggota tubuh terpenting yang dianugerahkan Tuhan. Dengan mata kita bisa melihat, memandang dan menyaksikan keagungan Tuhan melalui ciptaan-Nya. Tetapi mata juga bisa membawa seseorang jatuh dalam dosa. Contoh dalam Alkitab seperti kisah Daud berzinah dengan Betsyeba, semua berawal dari mata memandang kemudian mengingini. Keinginan mata didasarkan kepada rasa tidak puas dengan apa yang sudah kita miliki.
  • Keangkuhan hidup sama dengan sombong, congkak atau lebih mengarah pada menghargai diri secara berlebihan dan memandang orang lain lebih rendah. Keangkuhan hidup dapat membutakan mata rohani kita sehingga kita lupa bahwa semua yang kita dapatkan berasal dari Tuhan. Karena itu kita diingatkan untuk selalu waspada, berhati-hati, mintalah selalu hikmat Tuhan supaya kita bisa melawan segala serangan iblis dan pada akhirnya kita menang. Pakailah perisai iman, karena iman bisa mengalahkan dunia. [*]

Penulis: GI. Orpa Laka Analaji

Bagikan ke: